Setahun Covid-19 dan Peran TNI-Polri Tegakkan Protokol Kesehatan

Setahun Covid-19 dan Peran TNI-Polri Tegakkan Protokol Kesehatan

Futatsunonamae – Tepat setahun lalu, Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersama Terawan Agus Putranto yang saat itu menjabat Menteri Kesehatan (Menkes) mengumumkan kasus pertama Covid-19 akibat infeksi virus Corona di Indonesia. Dua orang telah diidentifikasi yang mengidap Covid-19 dari warga negara Jepang yang berkunjung ke Indonesia. Sejak itu, protokol kesehatan telah diterapkan. Gerakan 3M yaitu memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak, serta menghindari keramaian semakin digiatkan. Jokowi juga berpesan agar TNI-Polri menjadi garda terdepan dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19. Kapolri saat itu, Jenderal Pol Idham Azis, juga mendukung kebijakan melembagakan darurat sipil sehubungan dengan pandemi Covid-19.

“Pemberlakuan darurat sipil menjadi dasar Perppu No. 23/1959 tentang keadaan bahaya. Polri mendukung penuh setiap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah, termasuk pelaksanaan darurat sipil dalam penanggulangan Covid- 19 pandemi, ”kata Idham saat rapat telekonferensi dengan Komisi III DPR RI. Menurut Idham, pelaksanaan darurat sipil sejalan dengan pengumuman Kapolri. Polri juga akan bertindak sesuai dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh otoritas darurat sipil pusat, sepanjang kebijakan tersebut tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kecuali itu dilakukan demi keselamatan dan keamanan masyarakat. Berdasarkan hasil rapat terbatas kemarin dan sebelum kami RDP, kami belum memutuskan hingga hari ini apa kebijakan pemerintah. Polri kami ikuti arah kebijakan pemerintah, ”jelasnya. Idham mengatakan efektifitas pengumuman Kapolri Nomor 2 / III 19 Maret 2020 tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam menangani penyebaran virus Corona pada saat pandemi Covid-19 di Indonesia sudah terlihat dan terasa. “Beberapa titik tekan sengaja ditutup. Banyak acara resmi yang melibatkan banyak orang ditunda. Ini tidak lepas dari upaya masif seluruh Polri untuk mensosialisasikan dan menegakkan pengumuman Kapolri,” kata Idham.

Bantuan di berbagai titik

Penerapan pembatasan sosial skala besar (PSBB) kemudian diberlakukan di Jakarta, mengingat tingginya angka kasus positif Covid-19 di ibu kota. Kepala Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, pihaknya bersama TNI melakukan pengamanan di sejumlah mal. “Dengan berlakunya PSBB ini, akan ada kawan-kawan TNI, Polri, dan Satpol PP di supermarket atau mini market untuk mengawasi. Kami akan menempatkan anggotanya di sana untuk mengawasi,” kata Yusri, Jumat (10/4/2020). kata di Polda Metro Jaya. Selama penjagaan ini, mereka akan memberikan arahan tentang bahaya virus Corona dan pentingnya jarak fisik. Karena mall yang menjual sembako mungkin masih berjualan.

“Dan juga mengimbau kepada masyarakat bahwa jarak fisik sangat dibutuhkan. Ini terus kita lakukan selama 14 hari,” ucapnya. Hal itu dilakukan agar masyarakat tetap sehat dan terhindar dari virus corona yang masih melanda Indonesia, khususnya Jakarta.

“Kami mengutamakan peningkatan kesadaran masyarakat. Keselamatan masyarakat itu bukan untuk aparatur kita tapi bukan untuk masyarakat. Tapi untuk keselamatan masyarakat, khususnya DKI Jakarta,” ucapnya. Dalam pelaksanaan PSBB, pihaknya juga akan membubarkan komunitas yang berkumpul lebih dari lima orang sekaligus dan memberikan penyuluhan tentang penerapan PSBB dan bahaya corona.

“Selama PSBB diterapkan, warga atau masyarakat dilarang melakukan kegiatan dengan jumlah lebih dari 5 orang. Ini yang saya katakan tadi, kenapa lebih dari 5, karena biasanya perkumpulan kecil ini bisa memimpin” Jadi kita harus cepat himbauan untuk dibubarkan. Kita sedang lakukan, ”jelasnya. Selain itu, kegiatan masyarakat seperti olah raga dan sejumlah fasilitas umum juga diminta ditutup sementara selama PSBB berlaku. Namun, jika kegiatan masyarakat harus memenuhi kebutuhan dasar, tetap diperbolehkan. Kemudian yang kedua adalah melaksanakan kegiatan olah raga secara mandiri di sekitar rumahnya. Karena angkutan kegiatan olah raga dengan jumlah orang yang banyak, kita akan berpencar, ”kata Yusri.

Sumber: Sukabuminewsupdate.com